Resiko Mengawali Bisnis

Ada tidak sedikit aspek yang dapat kita perlajari, khususnya bagi ‘pengusaha’ pemula, antara lain:
# Niat awal membuka bisnis rumahan: bukan hanya mencari keuntungan. Ada niat mulia dibalik peluang bisnis rumahan itu, mungkin niat yang sederhana yaitu ingin membantu orang lain, tapi itu mencerminkan sifat yang mulia. Untuk memulai bisnis rumahan modal kecil jangan egois memikirkan untung untuk diri sendiri saja.

Resiko Mengawali Bisnis

# Nothing To Loose, atau mungkin lebih tepatnya Ikhlas menjalani peluang bisnis dengan modal kecil, ikhlas mendapatkan untung yang kecil asal orang lain dapat dapat untung. Dapat juga diartikan, buka bisnis modal kecil boleh dan syah-syah saja berharap dapat untung, tapi kalaupun gagal, kita siap menerima akibat / resikonya.

# Target peluang rumahan modal kecil yang terjangkau: Seperti yang Bu Fauziah tulis, target pertama hanya mencari pasar bisnis rumahan. Coba kalau target pertama sudah dipatok terlalu tinggi misalnya peluang bisnis rumahan harus untung sekian juta, mungkin ceritanya akan lain. Demikian juga kita di Kios Addina, awalnya kita membuat target bisnis rumahan modal kecil yang realistis dan boleh dibiliang sangat kecil. Sekali kita dapat mencapai target pertama, maka untuk menetapkan target peluang bisnis dengan modal kecil berikutnya yang lebih besar kita dapat semakin yakin. Sama seperti naik tangga, selalu diawali dari tangga terendah yang sangat mudah terjangkau.

# Kreatif : Mungkin selama ini kita selalu terpaku pada keinginan sendiri bahwa untuk membuka bisnis modal kecil pakaian harus ada tokonya. Cukup menggunakan jasa pemasaran yang direkrut dari lingkungan tidak lebih lebih. Ide yang sederhana, brilian, dan kadang tidak terpikir oleh kita. Padahal sebenarnya contoh model peluang rumahan modal kecil seperti ini sudah tidak sedikit, MLM misalnya, atau usaha direct selling lainnya. Tinggal lakukan ATM = Amati, Tiru, Modifikasi. Demikian juga kreatif dalam memutar barang dagangan. Antar pemasar, barang-barang yang tidak laku saling dipertukarkan. Karena memang tidak jarang terjadi di tempat yang satu barang A tidak laku, tapi di tempat lain barang yang sama akan mudah laku.

# Bentuk sistem : Sesederhana apapun usaha kita sebenarnya ada sistem di dalamnya. Masalahnya kadang kita biarkan sistem tumbuh liar, tidak kita arahkan dan tidak kita pelihara. Seperti sistem pemasaran, sistem stok opname, sistem perhitungan omset dan keuntungan, sistem manajeman produk dan manajeman tenaga pemasar, ada sistem traningnya juga dan sistem lainnya.